Tampilkan postingan dengan label xiaomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label xiaomi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Januari 2015

Xiaomi Berbasis Leadcore, Satu Lagi Ponsel Terjangkau Pengguna MIUI

Xiaomi Berbasis Leadcore, Satu Lagi Ponsel Terjangkau Pengguna MIUI


15 Januari 2015 bisa dicatat sebagai harinya Xiaomi. Melalui ajang yang diadakan di Beijing, perusahaan manufaktur ponsel ketiga di dunia ini merilis setidaknya 4 perangkat yaitu Xiaomi Mi Note, Xiaomi Mi Note Pro, Xiaomi Mi Box Mini dan Xiaomi Mi Headphone.

Tapi kali ini kita tidak akan membahas tentang keempat perangkat tersebut karena ternyata Xiaomi masih menyimpan satu device lagi di kantong mereka. Salah satu fitur paling menarik dari perangkat yang disimpan oleh Xiaomi ini adalah digunakannya chipset produksi Leadcore.

Leadcore adalah pembuat chipset asal Cina yang menjadi pilihan Xiaomi setelah lepasnya perjanjian dengan Mediatek tahun 2014 lalu, tidak mengherankan karena sejak Bulan Oktober 2014 Xiaomi memiliki 51% saham di Leadcore.

Dengan menggunakan chipset buatan Leadcore, bisa dibilang Xiaomi memangkas cukup banyak biaya produksi. Hasilnya mulai terlihat dengan perangkat teranyar yang belum diketahui namanya ini. Berdasarkan rumor yang beredar, produk ini akan mulai dipasarkan oleh Xiaomi bulan Februari mendatang dengan harga $80 saja! Berapa itu jika dirupiahkan? 1 juta saja!

Masuk ke TENAA (badan legalisasi yang setara dengan Dirjen Postel-nya Cina) membuka kartu spesifikasi perangkat ini, pertama Xiaomi berbasis Leadcore ini akan memiliki layar 4.7 inchi – mirip dengan Xiaomi Redmi 1S, dengan resolusi 1280 x 720 pixel, menggunakan RAM 1 GB dan memiliki ruang kapasitas penyimpanan dengan luas 8 GB.

Device ini tentunya akan menggunakan chipset Leadcore LC1860C dengan prosesor Quad-core 1.6 GHz dengan arsitektur Cortex-A7 yang akan menjalankan Android 4.4.4 KitKat dengan balutan user interface khas mereka, MIUI. Pengolah grafis yang dipilih oleh Xiaomi untuk perangkat ini adalah Mali T628. Perangkat ini seperti halnya Xiaomi Redmi 1s, akan memiliki kamera 8 MP dan 2 MP di bagian depan dan belakang.

Secara spesifikasi, ponsel ini seakan-akan amat mirip dengan Xiaomi Redmi 2, perbedaan tentunya terletak pada chipset yang digunakan dimana Redmi 2 akan menggunakan chipset kelas dunia Qualcomm Snapdragon 410. Jika harus memilih tentunya Xiaomi Redmi 2 jauh lebih jawara, namun jika kondisi keuangan mepet sepertinya Xiaomi telah membantu menyediakan perangkat yang terjangkau untuk anda.

Mari kita tunggu saja tanggal rilisnya, toh sampai sekarang kita juga belum tahu nama dari perangkat ini.

Jumat, 16 Januari 2015

Xiaomi Mi Box Mini, Set-Top Box Portabel Ala Xiaomi


Xiaomi Mi Box Mini, Set-Top Box Portabel Ala Xiaomi


Pesta meriah Xiaomi pekan ini ternyata tidak hanya karena mereka merilis Mi Note dan Mi Note Pro, ada lagi produk yang juga dirilis oleh Xiaomi pada hari yang sama yaitu Xiaomi Mi Box Mini. Perangkat apa ini sebenarnya?

Xiaomi Mi Box Mini adalah satu perangkat portabel mungil yang berfungsi sebagai media streamer atau istilah lainnya set-top box yang tentunya akan menggunakan sistem operasi Android. Mi Box Mini sendiri adalah versi mungil dari Mi Box yang sudah terlebih dahulu diluncurkan. Saking mungilnya, sang empunya Xiaomi Lei Jun yang sedang mempresentasikan perangkat ini dengan berani melemparkannya berulang kali ke udara sembari tersenyum dan bercanda, “kecil sekali, bukan?”. Tentu saja candaan itu langsung disambut tawa oleh para penonton.

Xiaomi Mi Box Mini memang sangat mungil dan fungsinya pun sedikit membingungkan bagi yang tidak mengenal set-top box. Secara gampangnya, set-top box (atau set-top unit) adalah perangkat yang akan menghubungkan perangkat penyaji dan perangkat sumber dimana penyaji ini bisa jadi adalah pesawat televisi atau device lain yang akan menyajikan olah data dari sumber.

Sebagai contoh, kita menghubungkan ponsel cerdas kita dengan set-top box melalui koneksi pilihan lalu perangkat ini dihubungkan lagi ke pesawat televisi. Nah, sekarang kita bisa menonton streaming langsung di layar televisi kita.

Nah Xiaomi Mi Box Mini adalah perangkat yang akan menghubungkan smartphone kita dengan pesawat televisi sebagai penyaji display. Untuk itu Mi Box Mini membutuhkan adaptor penghubung ke listrik untuk sumber daya dan kabel HDMI untuk menghubungkannya ke televisi.

Xiaomi Mi Box Mini menggunakan sistem operasi Android dan mendukung koneksi Bluetooth, Wi-fi, DTS 2.0 dan Dolby Digital Plus. Pada jeroannya terdapat chipset Mediatek dengan prosesor Quad-core 1.3 GHz Cortex A-7 dengan RAM 1 GB dan internal storage 4 GB. Mi Box Mini sanggup memberikan tayangan hingga Full HD 1080 pixel.

Xiaomi Mi Box Mini dilepas pada kisaran harga 300 hingga 500 ribu rupiah.

Selain Mi Box Mini, Lei Jun juga memperkenalkan Mi Headphone yang sesuai namanya, adalah headphone yang memiliki desain semi terbuka dengan bahan Berylium. Untuk kelengkapan headphone ini Xiaomi menyediakan pula gagang dan cover speaker dengan berbagai warna sebagai aksesoris terpisah supaya dapat dibongkar pasang seandainya anda bosan. Mi Headphone akan dijual dengan harga sekitar 1 Jutaan.

Sayangnya masih belum jelas kapan kiranya Xiaomi akan merilis Mi Box Mini dan Mi Headphones di Indonesia.

Harga Xiaomi Mi Note, Andalan Terbaru Raja Tiongkok


Harga Xiaomi Mi Note, Andalan Terbaru Raja Tiongkok


Xiaomi sang raja smartphone Cina akhirnya menghadirkan ponsel flagship terbarunya yang dihadirkan untuk bersaing langsung dengan iPhone 6 Plus. Mereka sudah memberikan sedikit demi sedikit teaser sebelum secara resmi mengumumkan peluncuran dua ponsel cerdas terbaru yang masuk dalam lini flagship yang disebut Mi Note pada tanggal 15 Januari 2015.

Mi Note bukanlah kelanjutan dari Xiaomi seri Mi ataupun seri Redmi Note, ini adalah lini baru yang akan menjadi andalan Xiaomi di tahun-tahun mendatang. Ada dua perangkat yang masuk ke dalam lini Mi Note untuk saat ini yaitu Xiaomi Mi Note dan Xiaomi Mi Note Pro. Meski tidak sepenuhnya ada yang melarang, namun penamaan ini sedikit mencuri ide dari Samsung sepertinya.

Sebagai pesaing langsung ponsel andalan Apple, iPhone 6 Plus – produsen asal Tiongkok ini membekali perangkat Xiaomi Mi Note dengan spesifikasi yang tidak main-main. Pertama dari segi ukuran, phablet andalan terbaru Xiaomi ini memiliki ukuran yang sama dengan iPhone 6 Plus namun dengan display yang lebih lebar berukuran layar 5.7 inchi. Resolusi yang didapatkan dari layar ini adalah 1920 x 1080 pixel dengan tingkat ketajaman mencapai 389 ppi. Display yang diproduksi oleh Sharp/JDI ini memiliki 95% dari gamut warna NTSC dan rasio kontras adaptif 1400:1.

Bagian sisi dari phablet Xiaomi Mi Note terbuat dari metal sedangkan bagian muka dan penutup belakang menggunakan bahan berlapis Corning Gorilla Glass 3. Layar depan merupakan display 2.5D dengan lengkung yang lembut dan bagian belakang diberikan sentuhan yang disebut Xiaomi 3D glass dengan lengkungan yang lebih beraksen. Phablet ini sendiri akan tersedia dalam warna hitam dan putih.

Pada ruang pacu terdapat chipset Qualcomm Snapdragon 801 dengan CPU Quad-core ber-clock-speed 2.5 GHz dan pengolah grafis Adreno 330. Untuk mendukungnya disematkan pula RAM sebesar 3 GB dan ruang penyimpan dengan pilihan 16 atau 64 GB.

Phablet yang memiliki doublet slot kartu SIM 4G ini dilengkapi pula dengan kamera belakang 13 MP dengan sensor Sony IMX214 CMOS yang memiliki dual LED dual tone flash, aperture f/2.0 dan optical image stabilization. Sedangkan di bagian muka terdapat kamera 4 MP dengan 2 micron pixel yang identik dengan yang digunakan oleh kamera HTC One UltraPixel.

Secara dimensi, Xiaomi Mi Note memiliki ukuran 155.1 x 77.6 x 6.95 mm dan berat total 161 gram. untuk kebutuhan daya perangkat ini dilengkapi dengan baterai Sony/LG Li-on 3000 mAh. Untuk sistem operasinya masih belum dipastikan apakah akan menggunakan Android 4.4.4 KitKat atau sudah Android 5.0 Lollipop namun yang jelas pasti akan menggunakan bungkus user interface andalan mereka MIUI.

Xiaomi Mi Note akan mulai dijual secara pre-order pada tanggal 20 Januari 2015 dan mulai dikapalkan tanggal 27 Januari 2015. Harga yang disematkan pada versi 16 GB adalah $371 atau sekitar 4.7 Juta Rupiah dan versi 64 GB $451 atau sekitar 5.7 Juta Rupiah.

Minggu, 04 Januari 2015

Xiaomi Redmi 2 Siap Rilis, Kini Dengan LTE

Xiaomi Redmi 2 Siap Rilis, Kini Dengan LTE


Entah bagaimana lagi kita harus berdecak kagum dan bertepuk tangan akan keajaiban Xiaomi. Lei Jun, sang CEO Xiaomi mengungkapkan dalam akun Weibo yang ia miliki bahwa Xiaomi telah berhasil menjual 61.12 juta ponsel cerdas selama tahun 2014 yang lalu. Ini artinya Xiaomi berhasil mendapatkan pemasukan hingga sekitar 12 Milyar.

Hanya dalam empat tahun saja Xiaomi mampu menggebrak dunia telekomunikasi, bayangkan saja pada tahun 2012 mereka baru menjual sekitar 7.2 juta unit gadget dan pada tahun 2013 mereka meningkatkannya dua kali lipat menjadi 18.7 juta perangkat. Siapa sangka angka ini mampu melejit hingga tiga kali lipat di tahun 2014.

Kehebatan Xiaomi membuat mereka bercokol sebagai manufaktur ponsel terbesar ketiga di dunia dan menjadi yang pertama di Cina melengserkan tahta Samsung dan Apple. Sukses Xiaomi menjadi jawara di negeri sendiri tentu membuat pasar ponsel Cina bergejolak hebat.

Apalagi nama-nama besar seperti Lenovo, Huawei dan ZTE tidak mau tinggal diam begitu saja, mereka sudah bersiap dengan menggunakan penjualan online agresif ala Xiaomi untuk memukul mundur Xiaomi sendiri.

Setelah mengumumkan penjualan gadget Xiaomi yang bak kacang goreng, Xiaomi juga mengumumkan ponsel budget terbaru mereka yang akan menjadi sekuel dari sang pembuka pasar, Xiaomi Redmi 1S. Ponsel cerdas terbaru ini akan diberi nama Xiaomi Redmi 2.

Apa yang ditawarkan oleh sekuel dari ponsel terlaris milik Xiaomi ini? Mari kita cek satu persatu. 

Layar Xiaomi Redmi 2 masih sama dengan prekuelnya yaitu 4.7 inchi yang kali ini akan menggunakan teknologi perfect IPS dengan resolusi 1280 x 720 pixel dengan tingkat kepadatan mencapai 312 ppi.

Untuk prosesor mereka masih tetap menggunakan produk Qualcomm namun dengan peningkatan karena kali ini mereka akan memakai Qualcomm Snapdragon 410 Quadcore 64-bit 1.2 GHz dengan pengolah grafis Adreno 306. RAM yang digunakan masih tetap 1 GB dengan internal storage 8 GB yang dapat diperluas dengan microSD hingga 64 GB.

Xiaomi Redmi 2 akan memiliki fitur dual SIM dengan koneksi hingga 4G LTE, baterai 2200 mAh, kamera utama 8 MP dan kamera depan 2 MP, tersedia dalam 5 warna back cover dan akan menjalankan Android 4.4.4 KitKat dengan balutan user interface andalan sendiri MIUI 6.

Xiaomi Redmi 2 kabarnya akan dijual dengan kisaran harga $112 atau sekitar 1.4 Juta Rupiah.

Minggu, 01 September 2013

Perusahaan Ponsel Xiaomi Rekrut Petinggi Google

Xiaomi  adalah salah satu produsen ponsel pintar yang paling tersohor di kawasan Asia. Perusahaan yang berasal dari negara China tersebut memang akhir-akhir diprediksi akan mengguncang pasar produk-produk besar seperti Samsung dan produk smartphone lainnya. 30 Agustus kemarin adalah salah satu strategi paling jitu sekaligus mengagetkan berbagai pihak ketika Hugo Barra yang dikenal sebagai salah satu petinggi Google, ia adalah hugo Barra. Di Google, Hugo Barra aktif sebagai Wakil Presiden Porduk Khusus Android.
news,xiaomi
Hugo Barra, Petinggi Google yang secara mengejutkan direkrut oleh Xiaomi
Di Xiaomi, nantinya Hugo Barra akan mendapat tugas untuk membangun sebuah portofolio produk dari Xiaomi dan menargetkan untuk bisa memperluas pemasaran produk secara global. Ini adalah posisi paling tepat untuk Hugo Barra, dan merupakan keberuntungan tersendiri bagi Xiaomi bisa merekrut Barra yang akan berperan penting sebagai ujung tombak pengembangan produk Xiaomi.
Meski demikian, Google yang ditinggal stafnya ini tidak terlalu merasakan kekecewaan yang mendalam. Kepindahan Hugo Barra diprediksi tidak akan memberi pengaruh besar terhadap perusahaan Google. Karena kecil kemungkinan jiak Xiaomi bisa menyaingi perusahaan sebesar Google.

Xiaomi sendiri masihlah sangat muda dalam bisnis ponsel pintar. Didirikan pada tahun 2010 dan memulai memasarkan produk-produknya pada Agustus 2011 di kawasan China, Hongkong dan Taiwan. Kurang lebih tiga tahun bergelut dibidang ponsel pintar, Xiaomi dikabarkan berhasil menyaingi produk sebesar Apple untuk kawasan China sendiri. Menurut hasil riset yang dilakukan oleh Canalys, Xiaomi memiliki jumlah konsumen dikisaran 5 persen, sedangkan Apple kalah tipis dengan 4,8 persen.