Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

Facebook Uji Coba Fitur Trending Topic

Setelah kurang lebih selama dua bulan facebook meluncurkan fitur hashtag ala twitter, kini situs media sosial yang sangat populer tersebut berencana akan kembali meniru fitur dari twitter yang sering disebut dengan trending topic.

Fitur Terbaru dari Facebook ini memang mendapatkan banyak kritikan. Karena lagi dan lagi facebook meniru fitur pesaingnya. Jika dilihat dalam sejarah, sebenarnya ke dua media sosial ini saling tiru meniru. Seperti yang sudah kita ketahui, facebook mempunyai fitur foto sampul pada bagian profil penggunanya. Hal ini sebenarnya juga ditirukan oleh twitter.Dalam kasus ini, jika memang facebook benar-benar memasang fitur trending topic, kemungkinan besar letaknya akan berada di halaman utama beranda, tepatnya disebelah pojok kanan atas seperti gamabr di bawah ini.

news,facebook,trending topik
Fitur Tranding Topic
Karena ini masih dala tahap ujicoba, trending topic ala facebook hanya dinikmati oleh beberapa pengguna saja, itupun di kawasan AS dan belum ada tanggapan lebih lanjut kapan mulai disebarluaskan kepada pengguna lainnya, termasuk pengguna di Indonesia.

Fitur Trending Topic Facebook ini  sama dengan twitter dari cara kerjanya. Misal saja ada sebuah trending yang muncul, saat kita klik nama trending itu tadi, kita akan diarahkan menuju sebuah tampilan di mana akan ada seluruh pengguna facebook yang sedang mendiskusikan trending yang diklik tadi.


Bagi facebook sendiri, fitur trending topic adalah strategi yang cukup jitu untuk menggaet para pengiklan yang saat ini lebih sering merambah dunia maya seperti twitter itu tadi yang memanfaatkan fitur hashtag dan trending topic sebagai sarana iklan yang optimal.Kita tunggu saja apakah facebook akan secara resmi meluncurkan trending topic untuk para penggunya.

Senin, 02 September 2013

Lima Karyawan HTC berkhianat Bocorkan data rahasia

Lima orang karyawan produsen smartphone asal Taiwan, HTC dilaporkan ke pihak berwajib karena diduga mencuri data perusahaan tersebut terkait desain orisinil perangkat smartphone HTC One. Setelah dilakukan penyelidikan, Thomas Chien yang menjabat sebagai Wakil Presiden Desain Produk, Wu Chien Hung (Direktur Penelitian dan Pengembangan), dan Justin Huang yang seorang Senior Manager, juga serta dua orang lagi yang dianggap membantu aksi mereka telah ditahan atas kasus tersebut. Namun sampai saat ini hanya Chien dan Wu yang masih ditahan, sementara tiga lainnya dibebaskan dengan jaminan. Sebagai tambahan, Justin Juang adalah orang yang membuat desain dan sketsa awal untuk perangkat smartphone HTC One.
Desain original HTC dibocorkan

Kecurigaan atas peristiwa ini muncul pada Jum'at lalu, ketika Chen tertangkap basah sedang melakukan pencurian data "Sense 6.0 UI Design" yang belakangan diketahui bahwa desain tersebut dikirimkan ke pihak ketiga. Tentu saja hal ini membuat pemimpin HTC, Cher Wang, marah besar dan langsung melaporkan peristiwa itu ke badan penyelidikan Taiwan. Dari Chen inilah kemudian muncul nama-nama lainnya yang berasal dari tim desain HTC. Tapi ternyata tuduhan untuk mereka tidak hanya pencurian karena setelah dilakukan penyelidikan terungkap bahwa mereka juga melakukan tindak penipuan terhadap perusahaan atas klaim biaya untuk divisi desain dan mencuri rahasia dagang HTC. Dari informasi yang didapat dari pelaku, terungkap bahwa para pelaku juga telah berhasil menggelapakan uang perusahaan sebesar $334.000. Cara yang digunakan pelaku untuk menggelapkan uang tersebut adalah dengan mengalihkan tagihan ke sebuah rumah desain pihak luar terkait pengerjaan desain rangka aluminium pada perangkat HTC One. 

Ternyata jika mereka berhasil menjalankan aksinya ini, mereka (para pelaku) akan membuat perusahaan baru untuk menandingi perusahaan mereka terdahulu, dan bahkan para pelaku telah mendapatkan nama "Xiayou" dan telah mendaftarkan nama itu. Perusahaan tandingan itu nantinya akan dibangun sebagai perusahaan khusus untuk mitra atau partner desain bagi perusahaan-perusahaan produsen perangkat smartphone, khususnya penghasil smartphone yang berada di China. Sayangnya sebelum perusahaan ini berjalan, mereka harus berurusan dengan pihak berwenang untuk mempertanggungkan perbuatan mereka.

Minggu, 01 September 2013

Perusahaan Ponsel Xiaomi Rekrut Petinggi Google

Xiaomi  adalah salah satu produsen ponsel pintar yang paling tersohor di kawasan Asia. Perusahaan yang berasal dari negara China tersebut memang akhir-akhir diprediksi akan mengguncang pasar produk-produk besar seperti Samsung dan produk smartphone lainnya. 30 Agustus kemarin adalah salah satu strategi paling jitu sekaligus mengagetkan berbagai pihak ketika Hugo Barra yang dikenal sebagai salah satu petinggi Google, ia adalah hugo Barra. Di Google, Hugo Barra aktif sebagai Wakil Presiden Porduk Khusus Android.
news,xiaomi
Hugo Barra, Petinggi Google yang secara mengejutkan direkrut oleh Xiaomi
Di Xiaomi, nantinya Hugo Barra akan mendapat tugas untuk membangun sebuah portofolio produk dari Xiaomi dan menargetkan untuk bisa memperluas pemasaran produk secara global. Ini adalah posisi paling tepat untuk Hugo Barra, dan merupakan keberuntungan tersendiri bagi Xiaomi bisa merekrut Barra yang akan berperan penting sebagai ujung tombak pengembangan produk Xiaomi.
Meski demikian, Google yang ditinggal stafnya ini tidak terlalu merasakan kekecewaan yang mendalam. Kepindahan Hugo Barra diprediksi tidak akan memberi pengaruh besar terhadap perusahaan Google. Karena kecil kemungkinan jiak Xiaomi bisa menyaingi perusahaan sebesar Google.

Xiaomi sendiri masihlah sangat muda dalam bisnis ponsel pintar. Didirikan pada tahun 2010 dan memulai memasarkan produk-produknya pada Agustus 2011 di kawasan China, Hongkong dan Taiwan. Kurang lebih tiga tahun bergelut dibidang ponsel pintar, Xiaomi dikabarkan berhasil menyaingi produk sebesar Apple untuk kawasan China sendiri. Menurut hasil riset yang dilakukan oleh Canalys, Xiaomi memiliki jumlah konsumen dikisaran 5 persen, sedangkan Apple kalah tipis dengan 4,8 persen.